Haruka Nagao
Halaman Informasi

Prancis Ditahan 1-1, Adrien Rabiot Terpukau dengan Performa Italia dan Gianluigi Donnarumma

WhatsApp Telegram Facebook X / Twitter

Prancis Ditahan 1-1, Adrien Rabiot Terpukau dengan Performa Italia dan Gianluigi Donnarumma

Prancis ditahan 1-1 oleh Italia dalam pertandingan UEFA Nations League di Stade de France. Meski Les Bleus mampu membuka keunggulan melalui Michael Olise, Italia berhasil bangkit dan menyamakan kedudukan lewat Alessandro Bastoni.

Hasil imbang tersebut membuat Prancis tetap berada di puncak Grup A1 dengan tujuh poin. Sementara itu, Italia mengoleksi empat poin dari tiga pertandingan.

Pertandingan ini juga menjadi sorotan karena penampilan impresif Gianluigi Donnarumma di bawah mistar Italia. Kiper sekaligus kapten Gli Azzurri tersebut beberapa kali menggagalkan peluang berbahaya Prancis.

Michael Olise Bawa Prancis Unggul

Prancis lebih banyak menguasai permainan dan mencoba menekan pertahanan Italia sejak awal pertandingan. Namun, Italia mampu memberikan perlawanan melalui permainan bertahan yang disiplin serta serangan balik yang berbahaya.

Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, Prancis akhirnya membuka skor pada menit ke-55.

Michael Olise mencetak gol melalui tendangan bebas yang sangat baik. Bola hasil sepakannya membentur bagian bawah mistar sebelum melewati garis gawang dan membuat Prancis unggul 1-0.

Italia tidak membutuhkan waktu lama untuk merespons. Pada menit ke-68, Alessandro Bastoni memanfaatkan situasi setelah tekanan Italia memaksa Prancis melakukan kesalahan dalam penguasaan bola.

Bastoni kemudian menyelesaikan peluang tersebut untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Donnarumma Jadi Pembeda

Setelah skor kembali imbang, Prancis terus berusaha mencari gol kemenangan. Namun, Italia memiliki keuntungan besar karena Gianluigi Donnarumma tampil dalam performa terbaiknya.

Beberapa peluang penting Prancis berhasil digagalkan Donnarumma. Salah satu penyelamatan yang paling mendapat perhatian terjadi ketika ia menggagalkan tembakan Adrien Rabiot.

Donnarumma sendiri kemudian menyebut penyelamatan terhadap Rabiot sebagai salah satu yang paling sulit dalam pertandingan tersebut.

Performa sang kiper menjadi alasan utama Italia mampu mempertahankan skor 1-1 hingga pertandingan berakhir.

Adrien Rabiot Puji Italia dan Donnarumma

Usai pertandingan, Adrien Rabiot memberikan apresiasi kepada Italia. Gelandang Prancis tersebut menilai Gli Azzurri menunjukkan semangat dan kualitas permainan yang sangat baik.

Rabiot juga secara khusus memuji Gianluigi Donnarumma. Menurutnya, Italia bisa saja kebobolan lebih banyak gol jika bukan karena penampilan gemilang penjaga gawang mereka.

Rabiot bahkan menilai Donnarumma mampu melakukan beberapa penyelamatan luar biasa sepanjang pertandingan. Ia memperkirakan Prancis bisa mencetak dua atau tiga gol tambahan jika kiper Italia tersebut tidak tampil impresif.

Pujian tersebut menunjukkan betapa besar pengaruh Donnarumma dalam hasil akhir pertandingan.

Rabiot Akui Prancis Masih Harus Berbenah

Meski kecewa gagal meraih kemenangan, Rabiot tetap melihat banyak sisi positif dari permainan Prancis.

Ia menjelaskan bahwa timnya mampu melakukan pressing tinggi, merebut bola di area pertahanan Italia, serta menciptakan sejumlah peluang. Pendekatan tersebut juga menjadi bagian dari gaya permainan yang diinginkan pelatih Prancis, Zinedine Zidane.

Namun, Rabiot mengakui ada satu aspek yang harus diperbaiki.

Setelah mencetak gol pembuka, Prancis dinilai sedikit mengurangi tekanan. Situasi tersebut memberikan kesempatan bagi Italia untuk kembali masuk ke pertandingan hingga akhirnya mencetak gol penyama kedudukan.

Italia Tunjukkan Mentalitas Kuat

Bagi Italia, hasil 1-1 di Paris menjadi hasil yang cukup berharga. Mereka mampu bertahan menghadapi tekanan Prancis sekaligus menunjukkan kemampuan untuk tetap bermain ketika mendapatkan kesempatan.

Donnarumma juga menilai kekompakan menjadi salah satu faktor penting dalam performa Italia. Sang kapten menyebut timnya mampu bertahan bersama-sama dan tetap menunjukkan kualitas ketika mendapatkan kesempatan untuk menyerang.

Hasil tersebut juga menjadi modal penting bagi Italia untuk membangun kembali kepercayaan diri di UEFA Nations League.

Prancis Masih Memimpin Grup A1

Tambahan satu poin membuat Prancis tetap berada di posisi teratas Grup A1 dengan tujuh poin. Belgia berada tepat di belakangnya dengan enam poin, sedangkan Italia mengoleksi empat poin.

Persaingan di grup tersebut masih terbuka sehingga setiap pertandingan berikutnya akan menjadi penting bagi posisi klasemen.

Bagi Prancis, hasil imbang menjadi pengingat bahwa dominasi penguasaan bola dan jumlah peluang belum tentu cukup untuk mengamankan kemenangan.

Sementara bagi Italia, performa di Stade de France menunjukkan bahwa mereka masih mampu bersaing menghadapi tim kuat Eropa.

Kesimpulan

Prancis ditahan 1-1 oleh Italia dalam pertandingan yang berlangsung ketat di Stade de France. Michael Olise membawa Prancis unggul, tetapi Alessandro Bastoni berhasil menyamakan kedudukan.

Performa Gianluigi Donnarumma menjadi salah satu cerita utama pertandingan. Penyelamatan-penyelamatan pentingnya membuat Italia mampu membawa pulang satu poin dari Paris.

Adrien Rabiot pun mengakui kualitas penampilan Italia sekaligus memberikan pujian khusus kepada Donnarumma. Bagi Prancis, hasil ini menunjukkan masih ada sejumlah aspek yang harus diperbaiki, terutama dalam menjaga intensitas setelah berhasil mencetak gol.

Dengan persaingan Grup A1 yang masih terbuka, laga-laga berikutnya akan menjadi penentu perjalanan kedua tim di UEFA Nations League.

Tim Redaksi

Redaksi & Liputan Khusus

Diterbitkan oleh tim redaksi independen. Berkomitmen menghadirkan informasi yang faktual, terverifikasi, dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik demi masyarakat yang tercerahkan.

Komentar & Diskusi Pembaca